Dua kapal tanker minyak raksasa dilaporkan terkena proyektil tak dikenal dalam waktu berdekatan saat melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman minyak terpenting dunia, menurut konsultan keamanan maritim Marisks yang dikutip Bloomberg.
Kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Sidr yang dioperasikan perusahaan pelayaran Arab Saudi Bahri dilaporkan terkena proyektil ketika berlayar di timur laut Khasab, Oman. Sementara Senegal Prosperity yang dioperasikan Sinokor dilaporkan dihantam tiga proyektil ketika bergerak ke arah timur.
Marisks menyebut kedua kapal sedang dalam perjalanan keluar dari Teluk Persia ketika insiden terjadi. Belum diketahui siapa yang meluncurkan proyektil tersebut maupun tingkat kerusakan yang dialami kedua kapal.
UK Maritime Trade Operations (UKMTO) sebelumnya juga menerima laporan sebuah tanker terkena tiga proyektil tak dikenal saat menyelesaikan perjalanan keluar melalui Selat Hormuz, tetapi tidak mengungkap identitas kapalnya.
Bahri dan Sinokor belum memberikan tanggapan terkait insiden tersebut. Serangan terhadap tanker di Selat Hormuz menjadi perhatian pasar karena jalur sempit ini merupakan titik strategis bagi pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia ke pasar global.


.png)
