


​Emirates NBD, salah satu bank terbesar di Uni Emirat Arab (UEA), sedang meninjau kemungkinan untuk menambahkan Bitcoinke dalam portofolio investasinya. Group Chief Investment Officer Emirates NBD, Maurice Gravier, menyatakan bahwa bank kini memandang Bitcoin sebagai "emas digital". Langkah ini menandai tren adopsi aset kripto yang semakin meluas di sektor perbankan tradisional wilayah Timur Tengah.
​Maurice Gravier menjelaskan bahwa peran Bitcoin telah berevolusi, dari yang awalnya dianggap sebagai mata uang alternatif kini lebih menonjol sebagai aset lindung nilai. Meskipun volatilitas market saat ini membuat penentuan nilai wajar menjadi tantangan, bank tetap mengeksplorasi berbagai cara untuk memasukkan BTC ke dalam manajemen aset mereka. Pihak bank menilai bahwa karakteristik Bitcoin sebagai aset strategis semakin sulit untuk diabaikan dalam ekosistem keuangan modern.
​Keputusan Emirates NBD ini mencerminkan meningkatnya minat institusi finansial global untuk memperlakukan Bitcoin layaknya komoditas emas. Langkah ini juga didorong oleh lingkungan regulasi di UEA yang semakin jelas, sehingga memungkinkan bank lokal untuk berinovasi dengan aset digital. Jika alokasi ini terealisasi, posisi Dubai dan UEA sebagai pusat kripto dunia akan semakin kuat di mata investor institusional internasional.