


​Detektif on-chain ZachXBT mengungkap temuan mengejutkan pada Selasa (24/3) bahwa penerbit USDC, Circle, telah membekukan saldo di 16 hot wallet milik berbagai entitas bisnis. Berdasarkan data on-chain, dompet yang terdampak mencakup platform bursa, kasino, hingga bisnis forex seperti FxPro.com dan AMarkets.com. ZachXBT menilai entitas-entitas tersebut tidak memiliki keterkaitan satu sama lain, namun semuanya mengalami pembekuan aset secara bersamaan.
​Berdasarkan komunikasi langsung dengan salah satu bisnis terdampak, pembekukan ini diduga terkait kasus perdata di Amerika Serikat (AS) yang detailnya belum dibuka ke publik. ZachXBT mengkritik keras langkah Circle yang dinilai tidak melakukan peninjauan (review) mendalam sebelum melakukan pemblokiran. Ia menegaskan bahwa alat analisis dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengidentifikasi dompet tersebut sebagai dompet operasional yang memproses ribuan transaksi pengguna setiap harinya.
​Langkah sepihak ini berdampak fatal bagi operasional bisnis yang kini kehilangan akses ke dana operasional mereka. Insiden ini kembali memicu perdebatan panas mengenai risiko sentralisasi pada stablecoin seperti USDC yang dapat dibekukan kapan saja oleh penerbitnya. Komunitas kripto kini mempertanyakan sejauh mana penyedia aset digital harus patuh pada perintah hukum tanpa melakukan verifikasi forensik yang memadai terhadap aktivitas on-chain yang sebenarnya.