asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.682-0.019 ( -2.71% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,200.0+417.7 ( +0.54% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,513.64+69.87 ( +2.86% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT79.301+0.02 ( +0.03% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT102.33+3.13 ( +3.16% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7237-0.0051 ( -0.7% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.02047+0.00007 ( +0.34% )
tether usd icontether gold iconXAUTUSDT4,350.31+32.38 ( +0.75% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3557+0.016 ( +1.19% )
Powered by
powered by triv
News

Bekukan 16 Wallet, Penerbit USDC Dikritik Karena Sentralisasi Stablecoin

User
March 25, 2026 | 07:05 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 25, 2026 | 07:05 WIB
Bekukan 16 Wallet, Penerbit USDC Dikritik Karena Sentralisasi Stablecoin

​Detektif on-chain ZachXBT mengungkap temuan mengejutkan pada Selasa (24/3) bahwa penerbit USDC, Circle, telah membekukan saldo di 16 hot wallet milik berbagai entitas bisnis. Berdasarkan data on-chain, dompet yang terdampak mencakup platform bursa, kasino, hingga bisnis forex seperti FxPro.com dan AMarkets.com. ZachXBT menilai entitas-entitas tersebut tidak memiliki keterkaitan satu sama lain, namun semuanya mengalami pembekuan aset secara bersamaan.

​Berdasarkan komunikasi langsung dengan salah satu bisnis terdampak, pembekukan ini diduga terkait kasus perdata di Amerika Serikat (AS) yang detailnya belum dibuka ke publik. ZachXBT mengkritik keras langkah Circle yang dinilai tidak melakukan peninjauan (review) mendalam sebelum melakukan pemblokiran. Ia menegaskan bahwa alat analisis dasar sebenarnya dapat dengan mudah mengidentifikasi dompet tersebut sebagai dompet operasional yang memproses ribuan transaksi pengguna setiap harinya.

​Langkah sepihak ini berdampak fatal bagi operasional bisnis yang kini kehilangan akses ke dana operasional mereka. Insiden ini kembali memicu perdebatan panas mengenai risiko sentralisasi pada stablecoin seperti USDC yang dapat dibekukan kapan saja oleh penerbitnya. Komunitas kripto kini mempertanyakan sejauh mana penyedia aset digital harus patuh pada perintah hukum tanpa melakukan verifikasi forensik yang memadai terhadap aktivitas on-chain yang sebenarnya.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan