

.png)
.png)

Alphabet mencatat arus kas bebas (free cash flow) negatif untuk pertama kalinya dalam sejarah setelah belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan melonjak tajam pada kuartal II 2026. Pengeluaran modal Alphabet mencapai $44,92 miliar, naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan investasi tersebut terutama didorong oleh pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), termasuk pusat data dan server untuk mendukung pengembangan model AI serta layanan komputasi awan. Akibatnya, free cash flow Alphabet turun ke rekor terendah, yakni minus $5,86 miliar pada kuartal tersebut.
Di sisi lain, bisnis Google Cloud terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Pendapatan segmen tersebut melonjak 81,8% secara tahunan menjadi $24,77 miliar, melampaui ekspektasi pasar dan mencerminkan tingginya permintaan terhadap layanan cloud dan AI.
Meski demikian, Alphabet kembali menaikkan proyeksi belanja modal sepanjang 2026 untuk mempercepat ekspansi infrastruktur AI. Pengumuman tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap besarnya kebutuhan investasi, sehingga saham Alphabet turun sekitar 3% dalam perdagangan setelah penutupan pasar (after-hours).