Seorang investor kripto kehilangan 1.010 ETH dalam waktu 12 jam akibat serangan phishing setelah mengakses tautan lama dari bookmark yang mengarah ke domain kedaluwarsa platform Tornado Cash. Domain situs resmi tersebut hangus akibat tidak diperpanjang pascasanksi OFAC, yang kemudian diambil alih oleh peretas untuk memasang frontend palsu guna menguras deposit pengguna. Kelompok penyerang yang sama diduga telah menggasak hampir 4.000 ETH menggunakan metode serupa dalam setahun terakhir.
​Kendati korban mengeklaim tengah memindahkan aset akibat peretasan hardware wallet, analisis on-chain justru mengungkap indikasi mencurigakan. Analis Specter menemukan bahwa dana 73 BTC (sekitar $4,6 juta) milik korban baru saja dialirkan melalui platform mixer Bitcoin Whirlpool dua pekan sebelumnya, sebelum akhirnya dibridge ke jaringan Ethereum dan masuk ke situs tiruan tersebut.
​Rute pemindahan dana yang melintasi beberapa protokol mixer dinilai tidak lazim untuk skenario penyelamatan wallet biasa. Ditambah dengan rekam jejak korban yang terpantau aktif di grup Telegram pembobol private key, insiden ini kuat diduga merupakan perseteruan atau eksploitasi antar-pelaku kejahatan siber.



