asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
tether usd iconlorenzo protocol iconBANKUSDT0.07951-0.08916 ( -52.86% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,826.3+565.5 ( +0.88% )
tether usd iconcoti iconCOTIUSDT0.01544-0.00043 ( -2.71% )
tether usd icondexe iconDEXEUSDT2.538-0.189 ( -6.93% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,922.89+21.64 ( +1.14% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT53.961-1.17 ( -2.13% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000278+0.00000005 ( +1.83% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT74.69+1.3 ( +1.77% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0886+0.0144 ( +1.34% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania

User
July 29, 2026 | 05:44 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 29, 2026 | 05:44 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania

Pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan serangan rudal balistik mendadak ke pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania pada Rabu (29/7) dini hari. Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi dan mengklaim bahwa seluruh rudal yang ditembakkan Iran berhasil diintersepsi oleh sistem pertahanan udara AS tanpa menimbulkan korban jiwa. Seorang pejabat senior AS mengonfirmasi kepada Axios bahwa sedikitnya enam rudal balistik jarak menengah ditembakkan dari area Khomein, Iran Tengah. Aksi ini disinyalir mengakhiri jeda pertempuran yang sempat berlangsung selama lima malam di kawasan tersebut.

​Langkah Iran ini mempertegas pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya bahwa tidak pernah ada kesepakatan gencatan senjata resmi. Serangan yang dilancarkan hanya beberapa jam setelah pertemuan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Donald Trump ini juga menjadi sinyal keras kepada koalisi AS-Israel bahwa Iran tidak menerima opsi negosiasi.

​Di sisi lain, aksi militer ini sekaligus mementahkan klaim Presiden Donald Trump yang sebelumnya secara optimistis menyebut bahwa Iran pada dasarnya telah bersedia melakukan negosiasi langsung dan setuju untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Realita di lapangan menunjukkan Iran justru mengambil opsi eskalasi ketimbang berkompromi dengan AS.

​Padahal, laporan Reuters sempat mencatat adanya sinyal de-eskalasi setelah Iran dan Oman dikabarkan menyetujui proposal mediator untuk membahas Nota Kesepahaman (MOU) nuklir. Namun, pihak Iran meluruskan bahwa diskusi bersama Oman tersebut murni berfokus pada kedaulatan serta keamanan Selat Hormuz, bukan perundingan dengan AS.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan