asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.761-0.02 ( -2.56% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,815.0-796.92 ( -1.0% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,482.59-14.36 ( -0.58% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.00882-0.0008 ( -8.32% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT84.265-1.97 ( -2.28% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.22-1.85 ( -1.76% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.818+0.0226 ( +2.84% )
tether usd iconbittensor iconTAOUSDT256.1-14.5 ( -5.36% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3944-0.0119 ( -0.85% )
Powered by
powered by triv
News

Naik 250%, Konflik Iran Ciptakan Peluang Aset Kripto Berkembang di Timur Tengah

User
September 8, 2026 | 06:08 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 8, 2026 | 06:08 WIB
Naik 250%, Konflik Iran Ciptakan Peluang Aset Kripto Berkembang di Timur Tengah

Konflik di Timur Tengah mempercepat peralihan arus modal ke aset kripto sebagai instrumen lindung nilai (hedge). Berdasarkan riset analis Zaid M. Belbagi yang dirilis Bitcoin Policy Institute pada Jumat (4/9), nilai transaksi tahunan di kawasan MENA diproyeksikan naik 250%, dari kisaran $100 miliar pada 2022 menjadi $350 miliar pada periode 2025–2026.

​Alih-alih memicu pelarian modal ke luar wilayah, ketegangan militer justru mendorong investor menahan dana mereka di ekosistem kripto. Pola ini terlihat dari ketahanan bursa kripto yang tetap beroperasi penuh saat pasar saham tradisional tutup akibat gejolak geopolitik, sekaligus memperkuat daya tarik Bitcoin dan stablecoin sebagai benteng pertahanan portofolio.

​Pemanfaatan aset digital di wilayah ini terbagi menjadi dua dinamika kebutuhan. Di negara dengan pelemahan mata uang seperti Mesir, transaksi peer-to-peer (P2P) Bitcoin naik lebih dari 300% untuk menjaga daya beli, sementara negara-negara Teluk (GCC) memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat status sebagai pusat kripto teregulasi melalui kejelasan lisensi di Uni Emirat Arab dan Bahrain.

​Dari sisi pasar regional, Turki dan Uni Emirat Arab masih memimpin perputaran transaksi masing-masing sebesar $200 miliar dan $150 miliar. Kendati demikian, laju pertumbuhan tercepat kini dipegang oleh Arab Saudi dengan kenaikan tahunan mencapai 154% dan Qatar sebesar 120%, ditopang tingginya penetrasi usia muda serta investasi masif di infrastruktur keuangan digital.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan