


Coinbase resmi mengambil alih pengelolaan treasury USDC milik bursa desentralisasi Hyperliquid pada Senin (8/6). Proses ini dieksekusi melalui penerapan framework AQAv2 dengan menugaskan dua alamat wallet khusus untuk mengatur cadangan aset platform tersebut.
​Masuknya Coinbase diperkirakan bisa meningkatkan revenue tahunan Hyperliquid hingga menembus $200 juta. Karena protokol ini memiliki aturan untuk memakai 99% revenue mereka buat keperluan buyback token HYPE lewat fitur Assistance Fund, keuntungan dari pengelolaan treasury ini otomatis akan berputar kembali untuk mempertebal volume pembelian di market.
​Langkah strategis ini juga didukung oleh kondisi fundamental platform yang terpantau solid. Hyperliquid baru saja membukukan revenue mingguan sebesar $24,07 juta murni dari biaya transaksi. Meski kinerjanya sehat, pelaku market tetap mewaspadai beberapa risiko eksternal, terutama teguran dari Otoritas Perilaku Keuangan Inggris serta potensi tekanan jual dari jadwal pembukaan kunci token di masa mendatang.
​Kombinasi antara fundamental kuat dan sentimen pengambilalihan treasury tersebut langsung memberikan dampak positif pada pergerakan aset aslinya. Harga token HYPE tercatat naik 12% dan kembali stabil di kisaran $64, setelah sebelumnya sempat terseret turun hingga level $57 akibat koreksi market.