


Grayscale menangguhkan rencana penawaran umum perdana (IPO) imbas lesunya kondisi market kripto. Proses IPO ini dilaporkan tidak akan dilanjutkan setidaknya sebelum kuartal keempat tahun ini.
​Penundaan langkah strategis ini diketahui pada Kamis (28/5) berdasarkan informasi dari sejumlah sumber internal. Sebelumnya, pengelola dana spot Bitcoin ETF (GBTC) tersebut telah mengajukan berkas pendaftaran IPO secara rahasia kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat pada November tahun lalu.
​Keputusan untuk menunda penawaran saham ke publik ini didorong oleh memburuknya situasi market, penurunan volume perdagangan secara global, serta lemahnya performa saham dari perusahaan kripto yang baru melantai seperti BitGo. Faktor-faktor tersebut dinilai mendinginkan antusiasme korporasi di industri ini untuk melakukan IPO.
​Selain Grayscale, beberapa perusahaan besar lain seperti Kraken dan Ledger dilaporkan juga telah menangguhkan persiapan IPO mereka karena alasan serupa. Saat dimintai keterangan, pihak Grayscale menolak memberikan komentar lebih lanjut karena terikat oleh aturan periode kerahasiaan dari SEC.