asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.738+0.007 ( +0.96% )
tether usd iconaurora iconAURORAUSDT0.08904+0.04064 ( +83.97% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT87,064.4+1484.81 ( +1.74% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,782.65+45.92 ( +1.68% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT97.024+4.09 ( +4.4% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.07955+0.02903 ( +57.46% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.000005-0.00000031 ( -5.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT119.57+2.72 ( +2.33% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0294-0.003 ( -0.29% )
Powered by
powered by triv
News

Biaya Transaksi Ethereum Turun, Penipuan Modus Address Poisoning Melonjak

User
March 13, 2026 | 05:06 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 13, 2026 | 05:06 WIB
Biaya Transaksi Ethereum Turun, Penipuan Modus Address Poisoning Melonjak

Implementasi update jaringan Ethereum yang dikenal sebagai upgrade "Fusaka" telah berhasil mereduksi biaya transaksi secara signifikan. Namun, efisiensi biaya tersebut justru dimanfaatkan oleh aktor jahat untuk meluncurkan serangan Address Poisoning dalam skala besar. Data terbaru menunjukkan frekuensi serangan ini melonjak lebih dari lima kali lipat, dari rata-rata 30.000 menjadi 167.000 transaksi penipuan per hari sejak biaya gas menurun.

​Address Poisoning merupakan skema penipuan yang menargetkan kelalaian pengguna dalam memverifikasi alamat wallet kripto. Modus ini dilakukan dengan mengirimkan transaksi aset bernilai nol dari alamat palsu yang telah dimodifikasi agar memiliki karakter awal dan akhir yang identik dengan alamat milik korban. Tujuannya adalah untuk "meracuni" riwayat transaksi terbaru korban, sehingga investor kripto secara tidak sengaja menyalin alamat jebakan tersebut saat hendak melakukan transfer aset di masa mendatang.

​Akibat lonjakan aktivitas ilegal ini, total kerugian investor kripto secara global dilaporkan menembus angka $63,3 juta atau nyaris setara Rp1 triliun. Para pakar keamanan siber menekankan bahwa mayoritas wallet kripto saat ini belum memiliki proteksi otomatis terhadap anomali ini. Pengguna sangat disarankan untuk melakukan verifikasi karakter alamat tujuan secara menyeluruh dan menghindari penggunaan riwayat transaksi sebagai sumber referensi penyalinan alamat guna memitigasi risiko kehilangan aset secara permanen.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB