asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3646-0.1056 ( -22.46% )
BUSDT0.1158+0.00988 ( +9.33% )
BTCUSDT64,780.3+2466.38 ( +3.96% )
ETHUSDT1,879.13+99.65 ( +5.6% )
HEIUSDT0.1046+0.0001 ( +0.1% )
HYPEUSDT65.783+2.51 ( +3.96% )
IAGUSDT0.02123-0.00277 ( -11.54% )
SOLUSDT77.5+2.46 ( +3.28% )
XRPUSDT1.1074+0.0424 ( +3.98% )
Powered by
News

Bitcoin Ambruk ke $63.000, Miner Terancam Matikan Mesin

User
February 6, 2026 | 04:42 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 04:42 WIB
Bitcoin Ambruk ke $63.000, Miner Terancam Matikan Mesin

Industri mining Bitcoin kini menghadapi ancaman serius seiring jatuhnya harga Bitcoin yang kian dalam. Pada perdagangan hari Kamis (5/2), harga Bitcoin tercatat ambruk hingga ke bawah level $63.000. Penurunan ekstrem sebesar 50% dari rekor tertinggi bulan Oktober ini menyeret pasar masuk ke zona bahaya, di mana nilainya kini bersinggungan langsung dengan ambang batas biaya produksi rata-rata para miner.

​Kondisi ini memaksa para operator mining berada di posisi yang dilematis. Berdasarkan data analis, biaya produksi median untuk miner publik berada di kisaran $60.000, sementara estimasi biaya riil di lapangan bergerak di rentang $60.000 hingga $80.000 per BTC. Dengan harga pasar saat ini, miner dengan efisiensi rendah kini beroperasi dengan kerugian, memaksa mereka untuk mempertimbangkan opsi mematikan mesin guna mencegah kerugian operasional yang lebih besar.

​Dampak dari guncangan pasar ini juga terlihat pada likuidasi masif senilai lebih dari $2 miliar di pasar derivatif dalam 24 jam terakhir. Sebagai sinyal bahwa jaringan mulai merespons potensi berkurangnya aktivitas mining, tingkat kesulitan (difficulty) mining BTC diproyeksikan akan mengalami penurunan otomatis sebesar 13% pada penyesuaian hari Sabtu mendatang.

Copiedbagikan