

.png)
.png)

BitMEX menghadapi gugatan class action di Amerika Serikat yang menuduh bursa derivatif kripto tersebut sengaja merekayasa proses likuidasi paksa demi mengambil alih sekitar 623 BTC yang dijadikan jaminan oleh para nasabah. Gugatan ini muncul di tengah persiapan BitMEX menghentikan operasinya pada 23 September 2026.
Dalam gugatan tersebut, penggugat menilai BitMEX secara sengaja menciptakan kondisi yang memicu likuidasi posisi pengguna, sehingga perusahaan dapat menyita agunan Bitcoin milik nasabah. Nilai aset yang dipermasalahkan diperkirakan mencapai sekitar 623 BTC.
Pihak penggugat juga menuding praktik tersebut memberikan keuntungan finansial bagi BitMEX dengan mengorbankan para pengguna. Hingga saat ini, tuduhan tersebut masih berupa klaim dalam proses hukum dan belum diputuskan oleh pengadilan.
Kasus ini menambah tekanan bagi BitMEX yang sebelumnya telah mengumumkan akan menghentikan seluruh operasinya setelah perusahaan induknya melakukan tinjauan strategis. Gugatan tersebut berpotensi menjadi salah satu tantangan hukum terbesar yang dihadapi bursa itu menjelang penutupan resmi.