​BitTorrent menyelesaikan program buyback dan burn token BTT kuartal pertamanya pada Jumat (16/10). Dalam aksi ini, BitTorrent menarik sekitar 21,62 triliun token BTT senilai $7,6 juta dari peredaran. Seluruh dana pembelian kembali token di pasar terbuka tersebut murni berasal dari hasil pendapatan layanan terdesentralisasi perusahaan sepanjang kuartal ketiga 2026.
​Langkah ini dilakukan untuk mengurangi total pasokan BTT yang beredar secara permanen sesuai komitmen 100% alokasi pendapatan perusahaan. BitTorrent juga telah mempublikasikan bukti transaksi blockchain tersebut agar seluruh komunitas pengguna dapat memverifikasi proses buyback dan burn secara transparan.
​Bersamaan dengan aksi tersebut, BitTorrent merilis whitepaper baru yang menggabungkan ekosistem peer-to-peer (P2P) dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Strategi ini mengusung tiga pilar utama: BitTorrent Mainnet untuk berbagi konten, BTTC untuk transaksi lintas rantai (cross-chain), serta BTTInferGrid untuk menghubungkan pengembang AI dengan penyedia daya komputasi GPU terdesentralisasi.
​Layanan komputasi AI ini diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru guna mendukung buyback dan burn BTT secara rutin setiap kuartal. Dalam laporan terbarunya, BitTorrent mencatat total instalasi aplikasi telah menembus 587,9 juta pengguna, dengan penawaran imbal hasil staking BTT di jaringan BTTC mencapai hingga 6,84% per tahun.



