


​Chris Dixon, Managing Partner a16z crypto, menepis narasi pesimis yang menyebut kegunaan non-finansial kripto telah mat". Dalam tulisannya, Jumat (7/2) Dixon menegaskan bahwa dominasi sektor keuangan saat ini adalah fase wajar untuk memperkuat fondasi infrastruktur. Layaknya internet yang butuh konektivitas dasar sebelum media sosial lahir, industri kripto harus mematangkan sektor keuangan DeFi/Stablecoin terlebih dahulu sebelum sektor kreatif bisa tumbuh di atasnya.
​Namun, dalam catatan tambahannya pada Sabtu (8/2), Dixon memberikan kritik tajam terhadap pengalaman pengguna (User Experience/UX) di sektor gaming. Meski game modern sejatinya sudah terfinansialisasi, ia menilai UX kripto saat ini masih terlalu berisiko untuk pengguna awam. "Apakah saya berani memberi anak-anak wallet kripto sungguhan di dalam game? Tentu tidak. Risikonya terlalu tinggi untuk hilang atau dicuri," tulisnya.
​Bos a16z ini menetapkan standar kesuksesan yang sederhana: adopsi massal baru siap terjadi jika sistem kripto sudah cukup aman untuk digunakan mengirim uang kepada nenek yang rentan penipuan, atau memberikan uang saku digital kepada anak sekolah tanpa rasa was-was. Pandangan ini menegaskan bahwa hambatan utama bukan pada teknologi, melainkan aspek keamanan yang harus diselesaikan lebih dulu.