


CEO Coinbase, Brian Armstrong, menilai bahwa industri kripto serta aset seperti Bitcoin belum mendapatkan apresiasi yang layak atas peran besarnya dalam membuka akses keuangan global. Lewat unggahan di akun X pribadinya pada Minggu (9/8), Armstrong menyoroti bagaimana Bitcoin berfungsi sebagai aset penyimpan nilai utama yang kebal terhadap gerusan inflasi.
​Selain menyoroti Bitcoin, Armstrong merinci berbagai inovasi lain yang telah mengubah wajah sistem keuangan dunia. Ia menjelaskan bahwa kehadiran stablecoin telah berhasil membawa dolar AS ke dalam jaringan on-chain, memungkinkan siapa saja di berbagai belahan dunia menyimpan mata uang berinflasi rendah serta mentransfernya 24 jam nonstop dengan biaya di bawah satu sen.
​Di sisi lain, Armstrong juga menggarisbawahi peran ekosistem Decentralized Finance (DeFi) yang memberikan akses kredit secara terbuka tanpa hambatan birokrasi perbankan tradisional. Inovasi ini semakin diperkuat oleh kehadiran saham ter-tokenisasi yang dinilainya mampu memberikan paparan pasar saham AS kepada sekitar 4 miliar orang yang selama ini belum terjangkau oleh layanan pialang.
​Pengembangan teknologi dan industri ini dinilai Armstrong telah melangkah sangat jauh dari awal kemunculannya. Meski mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menyempurnakan infrastruktur yang ada, ia mengingatkan publik untuk tidak melupakan pencapaian besar inovasi kripto dalam membuka akses dan memberikan inklusivitas pada sistem keuangan global.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.