asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.724-0.033 ( -4.36% )
tether usd iconaurora iconAURORAUSDT0.09751+0.07415 ( +317.42% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,731.0+692.22 ( +0.81% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,740.93+7.44 ( +0.27% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT94.896-0.67 ( -0.7% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.07059+0.02771 ( +64.62% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000492+0.00000063 ( +14.69% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT116.93-0.71 ( -0.6% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0142-0.0328 ( -3.13% )
Powered by
powered by triv
News

Bursa Saham UEA Lumpuh, Harga Minyak Melonjak Akibat Krisis Iran

User
March 2, 2026 | 04:00 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 2, 2026 | 04:00 WIB
Bursa Saham UEA Lumpuh, Harga Minyak Melonjak Akibat Krisis Iran

​Otoritas Bursa Efek Abu Dhabi (ADX) dan Dubai (DFM) resmi menutup perdagangan saham pada 2-3 Maret 2026 menyusul eskalasi serangan di Iran. Langkah darurat ini diambil sebagai tindakan preventif untuk menghindari aksi panic selling di tengah kekacauan regional yang membekukan aset senilai miliaran dolar. Penutupan market ini menjadi sinyal kuat besarnya dampak ekonomi dari konflik terbuka yang melibatkan militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah tersebut.

​Krisis ini berpotensi memicu guncangan pada market minyak global yang tercatat sebagai salah satu yang terdahsyat dalam beberapa dekade terakhir. Ketegangan memuncak setelah Iran mengklaim telah menyerang tiga kapal tanker minyak yang terafiliasi dengan AS dan Inggris di Selat Hormuz. Meskipun Menlu Iran, Abbas Araghchi, menyatakan kepada Al Jazeera bahwa pihaknya belum berencana menutup total jalur navigasi tersebut, market tetap bereaksi terhadap risiko nyata gangguan pasokan energi dunia.

​Situasi di jalur perdagangan energi paling vital ini membuat harga minyak dunia sangat fluktuatif dan menempatkan ekonomi global dalam posisi sangat rentan. Gangguan sekecil apa pun di Selat Hormuz dapat memicu lonjakan inflasi energi yang tak terkendali sewaktu-waktu. Dengan bursa finansial regional yang masih membeku, fokus kini tertuju pada potensi perluasan konflik yang lebih destruktif bagi stabilitas ekonomi internasional.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB