


Panggung politik Brasil mulai memanas dengan isu aset digital. Renan Santos, pendiri Partai Missão (Mission Party) sekaligus kandidat calon presiden, secara terbuka menyerukan agar pemerintah Brasil segera membentuk cadangan Bitcoin strategis nasional. Dalam pernyataannya, Santos menyebut bahwa langkah tersebut adalah usulan yang layak untuk direalisasikan, mengambil inspirasi dari kebijakan Presiden Nayib Bukele di El Salvador yang telah lebih dulu menerapkannya.
"Beberapa negara sudah mulai melakukannya. El Salvador telah melakukannya. Saya pikir kita bisa mulai membangun cadangan dalam bentuk Bitcoin," ujar Santos dalam sebuah wawancara podcast. Selain sebagai aset cadangan, Santos juga menyoroti potensi teknologi blockchain sebagai alat transparansi yang efektif untuk memberantas korupsi di sektor pemerintahan. Ia menilai teknologi ini bisa menjadi "alat keren" untuk mempersulit praktik penggelapan uang negara.
Dukungan terhadap adopsi Bitcoin di Brasil memang tengah menguat. Usulan Santos ini sejalan dengan rancangan undang-undang yang diajukan oleh anggota parlemen Eros Biondini pada November 2024 lalu, yang mendesak perbendaharaan negara untuk membeli Bitcoin. Santos sendiri akan bertarung dalam pemilihan umum pada Oktober mendatang, memposisikan dirinya sebagai penantang dua kubu dominan dengan membawa narasi modernisasi ekonomi.