


​Data terbaru menunjukkan adanya tren diversifikasi aset yang signifikan oleh investor ritel yang mulai beralih ke altcoin di luar Bitcoin dan Ethereum pada Minggu (22/2). Berdasarkan laporan internal dari Robinhood, banyak investor melihat kondisi market yang sedang lesu sebagai kesempatan untuk menjalankan strategi buy the dip. Tren ini mengindikasikan bahwa investor ritel semakin menerima volatilitas tinggi sebagai bagian dari karakteristik aset kripto dan mulai mengeksplorasi token di luar aset utama.
​Selain perdagangan aset, tercatat adanya lonjakan partisipasi dalam fitur imbal hasil seperti staking dan ekosistem DeFi yang mulai diminati sejak akhir tahun lalu. Meskipun sentimen market global masih dalam ketidakpastian, minat terhadap fitur pendapatan pasif ini mencerminkan adanya pergeseran strategi investor ritel menuju pemanfaatan yield.
​Di sisi lain, laporan tersebut menyoroti tantangan berat dari sektor institusional seiring dengan outflow dari ETF Bitcoin spot di AS yang telah berlangsung selama lima minggu berturut-turut. Total dana yang keluar mencapai $3,8 miliar, mencerminkan sikap hati-hati para pengelola aset besar di tengah indeks Fear & Greed yang menetap di zona ketakutan ekstrem. Kondisi ini menciptakan dinamika yang kontras antara keberanian investor ritel dengan langkah pengurangan risiko yang diambil oleh pemain institusional besar.