Seorang developer di ekosistem Filecoin dikabarkan telah membuat sebuah demo teknologi yang menghubungkan tokenisasi sertifikat properti di jaringan Avalanche dengan sistem penyimpanan Filecoin. Dipublikasikan pada Senin (28/9), uji coba ini memanfaatkan teknologi IPFS untuk menjaga keaslian dan keamanan dokumen hukum secara transparan.
​Melalui sistem ini, setiap sertifikat tanah atau bangunan yang tersimpan di Filecoin akan memiliki kode sidik jari digital (fingerprint) yang unik. Jika ada pihak yang mencoba mengubah isi dokumen tersebut meski hanya satu huruf, kode sidik jarinya akan otomatis berubah sehingga kecurangan dapat langsung terdeteksi oleh siapa saja.
​Inovasi ini menjadi solusi praktis untuk mencegah pemalsuan sertifikat tanah dalam digitalisasi aset nyata (Real-World Assets). Meski begitu, hingga saat ini belum ada pengumuman lebih lanjut terkait implementasi resmi maupun perilisan skala penuh dari proyek ini di tingkat jaringan.



