asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.0001469-0.00002 ( -11.77% )
BTCUSDT68,497.7+80.73 ( +0.12% )
DOGEUSDT0.1005-0.00166 ( -1.63% )
ETHUSDT1,986.6+27.81 ( +1.42% )
FHEUSDT0.04122-0.00931 ( -18.42% )
INITUSDT0.1268+0.0214 ( +20.3% )
LABUBUUSDT0.0017184+0.000059 ( +3.54% )
SOLUSDT86.39+1.27 ( +1.49% )
XRPUSDT1.4841+0.022 ( +1.51% )
Powered by
News

CEO Coinbase: Ritel Lebih Tahan Banting, Akumulasi saat Market Crash

User
February 16, 2026 | 07:39 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 16, 2026 | 07:39 WIB
CEO Coinbase: Ritel Lebih Tahan Banting, Akumulasi saat Market Crash

CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengungkapkan bahwa data internal perusahaan menunjukkan ketahanan luar biasa dari investor ritel di tengah fluktuasi market saat ini. Dalam pernyataannya di X pada Senin (16/2), Armstrong menyebutkan bahwa pengguna ritel di platformnya secara aktif melakukan strategi akumulasi di tengah kondisi market bearish, yang tercermin dari peningkatan jumlah kepemilikan unit asli pada aset Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

​Data tersebut juga menunjukkan bahwa mayoritas pengguna Coinbase memiliki karakter investor jangka panjang atau yang sering dijuluki sebagai "Diamond Hands". Armstrong mencatat bahwa sebagian besar nasabah memiliki saldo unit aset pada bulan Februari 2026 yang setara atau bahkan lebih besar dibandingkan dengan saldo mereka pada Desember tahun lalu di dalam wallet mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa koreksi harga yang terjadi belakangan ini tidak memicu aksi panic selling di kalangan pengguna ritel.

​Fenomena ketahanan investor ritel ini dipandang sebagai sinyal kematangan market dibandingkan siklus-siklus sebelumnya. Alih-alih keluar dari market, para investor justru memanfaatkan momentum koreksi harga untuk menambah akumulasi aset kripto mereka. 

Copiedbagikan