asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT63,077.9+298.83 ( +0.48% )
ETHUSDT1,777.69+15.91 ( +0.9% )
HEIUSDT0.1251+0.0186 ( +17.47% )
HMSTRUSDT0.0003421+0.0000799 ( +30.47% )
HYPEUSDT69.693-1.26 ( -1.77% )
NFPUSDT0.00704+0.00093 ( +15.22% )
SAROSUSDT0.0004509-0.0000463 ( -9.31% )
SOLUSDT81.66-0.96 ( -1.16% )
XRPUSDT1.1558+0.0198 ( +1.74% )
Powered by
News - Web3

CEO Robinhood: Masa Depan Kripto Ada di RWA, Bukan Memecoin

User
July 3, 2026 | 01:17 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 3, 2026 | 01:17 WIB
CEO Robinhood: Masa Depan Kripto Ada di RWA, Bukan Memecoin

​CEO Robinhood, Vlad Tenev, menegaskan bahwa industri aset digital ke depan akan lebih bergantung pada integrasi Real-World Assets (RWA) ke blockchain daripada menciptakan token tanpa utilitas. Dalam wawancara yang disampaikan kepada CNBC pada hari Kamis, (2/7), Tenev mengkritik maraknya memecoin yang dianggap tidak memiliki nilai produktif atau manfaat riil bagi pengguna. Ia menekankan bahwa masa depan industri ini terletak pada tokenisasi aset dunia nyata yang memberikan nilai tambah serta utilitas yang jelas bagi investor.

​Strategi ini selaras dengan langkah terbaru Robinhood yang meluncurkan layanan Stock Tokens, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna memperdagangkan ekuitas yang ditokenisasi selama 24/7. Aset ini nantinya direncanakan dapat digunakan sebagai agunan dalam ekosistem DeFi yang lebih luas. Selain itu, Robinhood tengah menjajaki kemungkinan untuk menawarkan akses kepada penggunanya terhadap kepemilikan perusahaan privat seperti OpenAI, sebagai upaya untuk menjembatani market keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.

​Menurut Tenev, kripto kini bertransformasi menjadi infrastruktur yang mendukung market keuangan global. Ia memandang bahwa setiap aset yang saat ini beroperasi di sistem tradisional pada akhirnya akan ter-tokenisasi dan berjalan di onchain. Meskipun market kripto sedang menghadapi tantangan besar tahun ini, Tenev tetap optimistis bahwa merger antara keuangan tradisional (TradFi) dan teknologi blockchain adalah tren yang tidak dapat dihentikan.

Copiedbagikan