asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BREVUSDT0.0833-0.0324 ( -28.0% )
BTCUSDT61,558.0+1046.25 ( +1.73% )
ETHUSDT1,718.4+93.5 ( +5.75% )
IKAUSDT0.003392+0.001555 ( +84.65% )
NFPUSDT0.00765+0.00001 ( +0.13% )
SOLUSDT80.86+2.38 ( +3.03% )
TAIKOUSDT0.11622-0.26173 ( -69.25% )
THEUSDT0.0606+0.0122 ( +25.21% )
TLMUSDT0.001787+0.000631 ( +54.59% )
Powered by
News - Web3

JPMorgan Sebut Penjualan Bitcoin Oleh Strategy Bisa Ciptakan Volatilitas Pasar Kripto

User
July 3, 2026 | 14:58 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
July 3, 2026 | 14:58 WIB
JPMorgan Sebut Penjualan Bitcoin Oleh Strategy Bisa Ciptakan Volatilitas Pasar Kripto

JPMorgan menilai kebijakan baru Strategy terkait penjualan Bitcoin dapat menciptakan risiko dua arah (two-way risk) yang sebenarnya dapat dihindari bagi pasar aset kripto.

Menurut bank investasi tersebut, perubahan kebijakan memungkinkan Strategy untuk lebih aktif menjual maupun membeli Bitcoin sesuai kondisi pasar. Pendekatan ini dinilai dapat meningkatkan ketidakpastian karena aksi perusahaan berpotensi memengaruhi keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar.

JPMorgan menyebut risiko tersebut sebagai "avoidable", atau seharusnya dapat dihindari, mengingat Strategy selama ini dikenal sebagai perusahaan yang konsisten mengakumulasi Bitcoin sebagai aset treasury jangka panjang.

Selama bertahun-tahun, strategi akumulasi Bitcoin oleh Strategy menjadi salah satu faktor pendukung sentimen positif di pasar. Namun, jika perusahaan mulai lebih fleksibel dalam melakukan penjualan, pelaku pasar diperkirakan akan semakin mencermati setiap perubahan kepemilikan Bitcoin perusahaan tersebut.

Meski demikian, JPMorgan tidak menyatakan bahwa Strategy akan segera melakukan penjualan besar-besaran. Penilaian tersebut lebih menyoroti potensi dampak kebijakan baru terhadap dinamika pasar apabila perusahaan memanfaatkan fleksibilitas tersebut di masa mendatang.

Copiedbagikan