


​Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, merilis analisis mendalam melalui akun media sosial X pada Selasa (3/2), yang menyebutkan bahwa market kripto sejatinya telah berada dalam fase "Crypto Winter" sejak Januari 2025. Menurut Hougan, koreksi harga Bitcoin sebesar 39% dan Ethereum sebesar 53% dari rekor tertingginya (ATH) pada Oktober lalu hanyalah gambaran permukaan, sementara kondisi bear market yang jauh lebih brutal terjadi pada aset-aset tanpa dukungan institusional.
​Dalam tulisannya, Hougan membedah performa aset kripto menjadi tiga kelompok berdasarkan akses modal. Grup 1 yang memiliki akses ETF dan dukungan institusi mampu bertahan dengan penurunan yang lebih terkendali. Grup 2 mengalami koreksi standar pasar. Namun, Grup 3 kategori aset yang sepenuhnya bergantung pada investor ritel tanpa dukungan institusi mengalami nasib paling tragis dengan penurunan harga mencapai 61,9% hingga 74,7%.
​"Tanpa dukungan pembelian institusi lewat ETF dan treasury yang mencapai 744.000 BTC atau setara 75 miliar dolar AS, saya memprediksi harga Bitcoin mungkin sudah anjlok sekitar 60%, sama seperti aset di Grup 3," tulis Hougan.
Ia menegaskan bahwa arus dana institusional ini telah menutupi realitas pahit bahwa investor ritel sebenarnya sudah mengalami tekanan berat sejak awal 2025. Meski sentimen market saat ini dipenuhi kelelahan, Hougan meyakini hal tersebut adalah sinyal bahwa fase pemulihan sudah semakin dekat.