asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BANKUSDT0.29106+0.04569 ( +18.62% )
BTCUSDT64,993.4-728.2 ( -1.11% )
DEXEUSDT2.595-0.997 ( -27.76% )
ETHUSDT1,883.05-43.46 ( -2.26% )
HYPEUSDT58.543-0.72 ( -1.21% )
RIFUSDT0.107+0.0245 ( +29.7% )
SOLUSDT75.45-2.12 ( -2.73% )
XRPUSDT1.1052-0.0289 ( -2.55% )
ZAMAUSDT0.05413+0.00259 ( +5.03% )
Powered by
News - Web3

CZ Akui Menyesal Mengabaikan Potensi Pasar Stablecoin

User
July 24, 2026 | 06:37 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 24, 2026 | 06:37 WIB
CZ Akui Menyesal Mengabaikan Potensi Pasar Stablecoin

​Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), mengaku menyesal karena sempat mengabaikan potensi pertumbuhan sektor stablecoin. Dalam wawancaranya di podcast Talking Tokens yang tayang pada 16 Juli 2026, CZ menyebut dirinya keliru saat memimpin Binance karena hanya menganggap stablecoin sebagai alat transisi sementara untuk memindahkan dana antar-bursa kripto.

​Namun, prediksi tersebut terbukti meleset jauh. Sektor stablecoin kini menjelma menjadi tulang punggung likuiditas industri kripto dengan total kapitalisasi pasar menembus lebih dari $311 miliar.

​Tether (USDT) masih mendominasi pasar ini dengan nilai kapitalisasi mencapai $184 miliar atau menguasai hampir 60 persen pangsa pasar. Angka tersebut mengukuhkan posisi USDT sebagai aset kripto terbesar ketiga di dunia di bawah Bitcoin dan Ethereum. Sementara itu, Circle (USDC) mengekor di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sekitar $77 miliar.

​CZ mengungkapkan bahwa keputusannya mundur dari operasional harian Binance memberinya ruang untuk mengevaluasi perkembangan industri secara objektif. Menurutnya, percepatan adopsi stablecoin didorong oleh kepastian regulasi global, termasuk disahkannya undang-undang GENIUS Act di Amerika Serikat pada Juli 2025 serta melantainya Circle di New York Stock Exchange.

​Pengalaman salah menilai potensi stablecoin ini diakui CZ menjadi pelajaran berharga untuk lebih jeli melihat arah inovasi di industri aset digital ke depan.

Copiedbagikan