asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2298-0.0199 ( -7.97% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,376.6+66.49 ( +0.09% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,447.38+15.03 ( +0.62% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.914+1.7 ( +2.15% )
tether usd iconpump.fun iconPUMPUSDT0.00517+0.000399 ( +8.36% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT95.41+0.96 ( +1.02% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.001685-0.000861 ( -33.82% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0588+0.0068 ( +13.08% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5088+0.0154 ( +1.03% )
Powered by
powered by triv
News

Data NFP Januari Rilis, Tingkat Pengangguran AS Turun 4,3%

User
February 12, 2026 | 01:11 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 12, 2026 | 01:11 WIB
Data NFP Januari Rilis, Tingkat Pengangguran AS Turun 4,3%

​Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pertumbuhan tenaga kerja yang jauh lebih kuat dari perkiraan dalam rilis resmi pada (11/2). Data Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Januari menunjukkan kenaikan sebesar 130.000 pekerjaan, angka yang hampir dua kali lipat lebih tinggi dari proyeksi market sebesar 66.000. Lonjakan ini menandakan ketangguhan ekonomi Amerika Serikat dibandingkan angka revisi bulan Desember yang hanya sebesar 48.000.

 

​Sejalan dengan kuatnya penyerapan tenaga kerja, tingkat pengangguran AS di bulan Januari juga tercatat turun menjadi 4,3%. Angka ini lebih rendah 0,1 poin persentase dibandingkan estimasi para ekonom dan realisasi bulan sebelumnya yang berada di level 4,4%. Di sisi lain, rata-rata pendapatan per jam tumbuh 3,7% secara tahunan (YoY), sedikit di atas prakiraan market. Kenaikan upah ini menjadi perhatian penting karena sering dianggap sebagai indikator pemicu inflasi upah yang dapat memengaruhi kebijakan suku bunga ke depan.

 

​Kondisi market tenaga kerja yang tetap solid ini memberikan sinyal beragam bagi market global. Bagi para user dan pemegang aset kripto, data NFP yang kuat biasanya memicu spekulasi terhadap kebijakan moneter The Fed, yang secara langsung berdampak pada volatilitas harga aset berisiko. Dengan pengangguran yang lebih rendah dari ekspektasi, pelaku market kini menunggu langkah selanjutnya dari otoritas keuangan dalam merespons ketahanan ekonomi ini.

 

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB