​Perusahaan K-pop DayOneDream resmi menjalin kerja sama strategis dengan Soneium, jaringan Ethereum Layer 2 milik Sony Group dan Startale Group, untuk meluncurkan tokenisasi kekayaan intelektual (IP) grup K-Pop. Kolaborasi ini diumumkan dalam ajang Korea Blockchain Week (KBW) 2026 di Seoul pada Selasa (29/9).
​Langkah ini menarik bagi investor kripto karena membawa arus kas bisnis riil, seperti penjualan tiket konser dan royalti, menjadi imbal hasil instrumen real-world asset (RWA), bukan sekadar spekulasi harga token. Lewat platform WAVIST di jaringan Soneium, agensi K-pop meraih pendanaan baru tanpa menjual hak cipta IP, sekaligus membuka akses bagi investor global memegang hak atas pendapatan hiburan tersebut.
​Sebelumnya, WAVIST telah menyelesaikan proof of concept penerbitan tokenized note berbasis IP K-pop hingga redemption dan burn token di atas blockchain pada Mei lalu. Siklus penuh ini membuktikan keandalan sistem dalam mengelola instrumen keuangan berbasis aset hiburan riil secara transparan.
​Kedua perusahaan berencana terus mengiterasi berbagai produk keuangan on-chain terstruktur di jaringan Soneium. Inisiatif ini memperluas akses investasi bagi pemodal global maupun komunitas penggemar untuk berpartisipasi langsung dalam ekosistem ekonomi K-pop secara on-chain.



