


Presiden Iran Masoud Pezeshkian langsung memberikan respons tegas terhadap ancaman Donald Trump yang menyatakan bahwa militer Amerika Serikat akan menggempur Iran dengan sangat keras hari ini. Melalui pernyataan resmi pada Rabu (10/6), Pezeshkian menegaskan bahwa rencana as untuk menargetkan sektor transportasi, jaringan listrik, hingga industri air sama sekali bukan cerminan dari kekuatan, melainkan sebuah bentuk keputusasaan.
​Menurut Pezeshkian, infrastruktur kritis merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang tidak sepatutnya dijadikan target serangan. Ia memastikan negaranya tidak akan mundur menghadapi gertakan terbaru dari pihak Gedung Putih tersebut.
"Iran, dengan mengandalkan pengetahuan dan kemampuan para spesialis kami, persatuan nasional, serta solidaritas, akan berdiri kokoh melawan setiap tekanan atau ancaman," pungkas Pezeshkian.