asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.73-0.0036 ( -0.49% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT84,396.8+392.3 ( +0.47% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,697.24+7.08 ( +0.26% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT93.075+0.84 ( +0.91% )
tether usd iconbenqi iconQIUSDT0.00313-0.000605 ( -16.2% )
tether usd iconsuperrare iconRAREUSDT0.01965+0.00456 ( +30.22% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT120.67-0.19 ( -0.16% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.1708-0.0002 ( -0.02% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5172-0.044 ( -2.82% )
Powered by
powered by triv
News

Digital Rubel Rusia Tembus Hampir 200.000 Akun Dalam Tiga Minggu

User
September 24, 2026 | 10:07 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 24, 2026 | 10:07 WIB
Digital Rubel Rusia Tembus Hampir 200.000 Akun Dalam Tiga Minggu

Adopsi digital rubel Rusia mencapai hampir 200.000 akun hanya dalam tiga minggu sejak peluncuran nasional pada 1 September 2026. Gubernur Bank of Russia Elvira Nabiullina mengatakan implementasi mata uang digital bank sentral atau CBDC tersebut berjalan sesuai rencana dan melampaui ekspektasi awal bank sentral.

Bank of Russia sebelumnya memperkirakan jumlah akun baru hanya mencapai sekitar 60.000 hingga akhir tahun. Digital rubel kini dapat digunakan melalui bank yang terhubung ke platform Bank of Russia, dengan 36 bank dilaporkan telah bergabung dalam infrastruktur tersebut.

Berbeda dengan deposito bank, digital rubel diterbitkan langsung oleh Bank of Russia dan tidak memberikan bunga. Masyarakat dapat mengisi akun digital rubel dari rekening bank hingga maksimum 300.000 rubel per bulan, sementara transaksi dilakukan melalui platform yang dikelola bank sentral.

Nabiullina menyebut pembangunan infrastruktur pembayaran nasional, termasuk digital rubel, sebagai bagian dari upaya memperkuat “kedaulatan finansial” Rusia. Langkah tersebut berlangsung di tengah tekanan sanksi Barat terhadap sistem keuangan negara itu.

Uni Eropa sendiri telah melarang transaksi yang melibatkan digital rubel mulai 24 Mei 2026. Regulasi Uni Eropa menyebut proyek tersebut berpotensi menyediakan sistem pembayaran yang dapat melindungi entitas Rusia dari dampak sanksi internasional.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB