Adopsi digital rubel Rusia mencapai hampir 200.000 akun hanya dalam tiga minggu sejak peluncuran nasional pada 1 September 2026. Gubernur Bank of Russia Elvira Nabiullina mengatakan implementasi mata uang digital bank sentral atau CBDC tersebut berjalan sesuai rencana dan melampaui ekspektasi awal bank sentral.
Bank of Russia sebelumnya memperkirakan jumlah akun baru hanya mencapai sekitar 60.000 hingga akhir tahun. Digital rubel kini dapat digunakan melalui bank yang terhubung ke platform Bank of Russia, dengan 36 bank dilaporkan telah bergabung dalam infrastruktur tersebut.
Berbeda dengan deposito bank, digital rubel diterbitkan langsung oleh Bank of Russia dan tidak memberikan bunga. Masyarakat dapat mengisi akun digital rubel dari rekening bank hingga maksimum 300.000 rubel per bulan, sementara transaksi dilakukan melalui platform yang dikelola bank sentral.
Nabiullina menyebut pembangunan infrastruktur pembayaran nasional, termasuk digital rubel, sebagai bagian dari upaya memperkuat “kedaulatan finansial” Rusia. Langkah tersebut berlangsung di tengah tekanan sanksi Barat terhadap sistem keuangan negara itu.
Uni Eropa sendiri telah melarang transaksi yang melibatkan digital rubel mulai 24 Mei 2026. Regulasi Uni Eropa menyebut proyek tersebut berpotensi menyediakan sistem pembayaran yang dapat melindungi entitas Rusia dari dampak sanksi internasional.


.png)
