asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2275+0.0519 ( +29.56% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,778.0+673.1 ( +1.05% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,915.83+9.0 ( +0.47% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1354+0.0034 ( +2.58% )
tether usd icondefi app iconHOMEUSDT0.00635-0.0005 ( -7.3% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT58.648-0.51 ( -0.87% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT76.98+0.99 ( +1.3% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.041-0.01534 ( -27.23% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.001-0.0019 ( -0.19% )
Powered by
powered by triv
News

Dinilai Dorong Perjudian, Korea Selatan Blokir Polymarket

User
August 18, 2026 | 22:23 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
August 18, 2026 | 22:23 WIB
Dinilai Dorong Perjudian, Korea Selatan Blokir Polymarket

Regulator media Korea Selatan memutuskan memblokir akses ke Polymarket pada 18 Agustus setelah menilai sejumlah prediction market yang ditawarkan platform tersebut dapat mendorong aktivitas perjudian.

Keputusan tersebut menyoroti model winner-take-all Polymarket, di mana pengguna memasang posisi terhadap hasil suatu peristiwa dan pihak yang memprediksi dengan benar memperoleh pembayaran. Pasar yang tersedia mencakup berbagai topik seperti politik, pemilu, olahraga, hingga cuaca.

Otoritas Korea Selatan menilai karakteristik tersebut memiliki kemiripan dengan perjudian karena pengguna mempertaruhkan dana berdasarkan hasil peristiwa yang belum terjadi. Pemblokiran menambah tekanan regulasi terhadap prediction market yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat, termasuk melalui platform berbasis kripto.

Polymarket membantah bahwa struktur platformnya dapat disamakan secara langsung dengan operator perjudian konvensional. Perusahaan berargumen bahwa Polymarket menggunakan sistem non-custodial dan peer-to-peer, sementara transaksi dijalankan melalui smart contract sehingga perusahaan tidak secara langsung memegang atau mengendalikan dana pengguna.

Namun, argumen mengenai struktur teknis tersebut tidak menghalangi regulator Korea Selatan untuk membatasi akses. Keputusan ini menunjukkan bahwa penggunaan blockchain dan smart contract tidak otomatis membuat sebuah platform terbebas dari aturan perjudian di suatu yurisdiksi.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan