asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.404+0.0436 ( +12.1% )
BTCUSDT64,926.2+340.37 ( +0.53% )
ETHUSDT1,926.08+45.38 ( +2.41% )
HEIUSDT0.103-0.0028 ( -2.65% )
HYPEUSDT66.802+1.48 ( +2.27% )
IAGUSDT0.0256+0.0048 ( +23.08% )
SOLUSDT77.2-0.07 ( -0.09% )
XRPUSDT1.1114-0.0068 ( -0.61% )
Powered by
News - Web3

Domain t.me Telegram Sempat Mati, Pavel Durov Akui Tak Terima Pemberitahuan

User
July 15, 2026 | 23:49 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 15, 2026 | 23:49 WIB
Domain t.me Telegram Sempat Mati, Pavel Durov Akui Tak Terima Pemberitahuan

Penangguhan domain utama Telegram, t.me, melumpuhkan akses ke ekosistem kripto The Open Network (TON) serta berbagai fitur platform selama 19 jam. Status serverHold yang diterapkan sepihak oleh pihak registri menyebabkan seluruh tautan pendek t.me tidak dapat diakses secara global mulai Senin, 13 Juli 2026, hingga kembali aktif pada Selasa, 14 Juli 2026. Insiden ini memutus akses ke alamat wallet kripto TON, bot perdagangan, mini-apps, dan kanal publik yang menggunakan format tautan tersebut, meski infrastruktur aplikasi pesan internal Telegram tetap berfungsi normal.

​Pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov, mengaku terkejut dan baru mengetahui pemadaman massal tersebut secara real-time setelah tautan gagal diakses oleh pengguna. Melalui platform X, Durov secara terbuka mempertanyakan tindakan pengelola domain karena pihak Telegram tidak menerima pemberitahuan resmi sebelumnya. Gangguan ini mengancam operasional sekitar satu miliar pengguna aktif bulanan di saat Telegram tengah memperkuat integrasi layanan keuangan digital.

​Setelah domain kembali aktif, diketahui bahwa penyebab kelumpuhan global ini adalah sanksi Departemen Keuangan AS (OFAC) terhadap layanan First VPN Service asal Ukraina, yang mencantumkan tautan t.me/FirstVPNService sebagai alamat kontak dalam daftar sanksi. Karena protokol Extensible Provisioning Protocol (EPP) secara teknis tidak dapat memblokir sub-jalur, perusahaan registri yang berbasis di AS, Identity Digital, melakukan pemblokiran total pada domain t.me. Pemblokiran ini dicabut setelah Telegram memberikan konfirmasi penghapusan tautan dan afiliasi dengan entitas terkait.

Copiedbagikan