


Raksasa infrastruktur keuangan, DTCC, resmi menjalin kolaborasi dengan Chainlink untuk memodernisasi cara perusahaan keuangan mengelola jaminan atau kolateral pada Selasa (12/5). Melalui integrasi teknologi Chainlink, DTCC ingin memastikan proses pemindahan aset kolateral dapat dilakukan secara otomatis dan real time selama 24 jam penuh di berbagai jaringan blockchain.
​Dalam sistem keuangan tradisional, pengelolaan kolateral sering kali memakan waktu karena melibatkan banyak pihak dan pengecekan manual. Dengan platform baru bernama Collateral AppChain, DTCC akan menggunakan standar data dari Chainlink untuk memantau harga dan nilai aset secara otomatis. Hal ini memungkinkan bank dan manajer aset untuk memindahkan kolateral mereka dengan lebih efisien guna menjaga keamanan transaksi tanpa hambatan administrasi yang lamban.
​Platform Collateral AppChain ini dirancang sebagai infrastruktur bersama yang bisa digunakan oleh berbagai pelaku industri, mulai dari penyedia kolateral hingga bank kustodian. Setelah sukses melewati tahap uji coba, sistem canggih ini ditargetkan untuk mulai beroperasi secara penuh pada kuartal keempat (Q4) tahun 2026.
Langkah ini menjadi kabar besar karena untuk pertama kalinya, sistem keamanan transaksi dunia akan beroperasi secara otomatis di jaringan blockchain, yang berpotensi membebaskan likuiditas triliunan dolar yang selama ini terjebak dalam proses manual.