


Tether resmi meluncurkan tether.wallet, aplikasi self-custodial wallet yang dirancang untuk memperluas akses finansial bagi 570 juta penggunanya secara global (14/04). Inovasi ini memungkinkan individu bertransaksi langsung menggunakan infrastruktur Tether tanpa perantara bank tradisional. Fokus utama produk ini adalah mempermudah miliaran orang di negara berkembang untuk masuk ke industri kripto melalui sistem yang jauh lebih sederhana.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menjelaskan bahwa tether.wallet menghapus kerumitan teknis dengan fitur alamat manusiawi, seperti [email protected]. Selain itu, pengguna tidak perlu lagi memiliki token gas terpisah karena biaya transaksi dapat dibayar langsung menggunakan aset yang sedang dikirim. Fitur ini diharapkan mempercepat adopsi massal karena proses kirim aset kini semudah mengirim pesan teks di dalam market.
Pada peluncurannya, wallet ini mendukung USD₮, emas digital (XAU₮), dan Bitcoin melalui jaringan utama serta Lightning Network. Sebagai layanan mandiri (self-custodial), kendali penuh atas kunci pribadi tetap berada di tangan pengguna. Langkah strategis ini mempertegas ambisi Tether dalam membangun ekosistem keuangan terbuka yang dapat digunakan oleh manusia, mesin, hingga AI Agent di masa depan.