​Rencana merger antara SpaceX dan Tesla kini tengah menjadi sorotan utama pasar global. Elon Musk secara langsung mengonfirmasi kabar ini dalam sesi panggilan konferensi laporan keuangan kuartal ketiga SpaceX pada Selasa (20/10) waktu setempat, di mana kedua pihak telah merestui pembentukan komite khusus independen untuk mengevaluasi potensi merger tersebut. Aksi korporasi ini berpotensi menyatukan cadangan Bitcoin dari kedua perusahaan, yang mencakup 18.712 Bitcoin milik SpaceX dan 11.509 Bitcoin milik Tesla.
​Jika kesepakatan ini terwujud, penggabungan tersebut akan menguasai total 30.221 Bitcoin dengan nilai taksiran mencapai $2,5 miliar. Penyatuan dana cadangan ini secara langsung akan menempatkan gabungan perusahaan ini di urutan keenam sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia dari kategori perusahaan publik.
​Proses penjajakan ini masih berada pada tahap awal dan belum mencapai keputusan final. Karena memiliki porsi saham di kedua unit usaha, Elon Musk dilarang ikut serta dalam diskusi internal komite independen guna menghindari konflik kepentingan. Selain harus mengantongi persetujuan dari masing-masing komite khusus, penggabungan ini juga tetap memerlukan restu dari para pemegang saham serta pemenuhan aturan regulator.
​Kabar mengenai potensi merger ini disambut sangat positif oleh pasar modal. Laporan keuangan yang solid ditambah antusiasme rencana merger membuat harga saham SpaceX (SPCX) melonjak pesat lebih dari 15% hingga melampaui level $163.



