


​Rapper asal Kanada, Drake, memposisikan dana sebesar $1,5 juta USDT untuk mendukung Argentina melawan Spanyol di final Piala Dunia. Dia berpeluang mendapatkan $5,175 juta jika skuad Argentina berhasil menang dalam waktu 90 menit. Langkah spekulatif ini tergolong berisiko tinggi karena berbagai pasar prediksi utama saat ini justru menempatkan Spanyol sebagai tim yang lebih diunggulkan pada laga puncak di Stadion MetLife tersebut.
​Langkah finansial ini memicu sorotan publik terkait rekam jejak "Kutukan Drake" (Drake Curse), sebuah anomali statistik di mana tim yang mendapat dukungan publiknya sering kali gagal meraih kemenangan. Penempatan dana ini memiliki syarat ketat karena hanya berlaku pada waktu normal pertandingan.
Pada edisi Piala Dunia sebelumnya, posisi serupa milik Drake tidak membuahkan hasil karena Argentina baru mengunci kemenangan di babak perpanjangan waktu. Sementara itu, sentimen pasar prediksi kripto seperti Kalshi menunjukkan kecondongan terhadap Eropa, dengan probabilitas kemenangan Spanyol di angka 43%, berbanding 28% untuk Argentina.
​Final Piala Dunia tahun ini secara umum mencatatkan lonjakan aktivitas dan volume perdagangan di berbagai pasar prediksi kripto seiring mendekatnya jadwal pertandingan. Tingginya partisipasi pasar, termasuk aliran stablecoin bernilai besar, menegaskan semakin eratnya integrasi antara ekosistem kripto dengan event olahraga skala global.