


Meskipun portofolionya sedang floating loss di kisaran 43%, Bitmine tetap tak bergeming dan justru memanfaatkan situasi ini untuk tetap mengakumulasi Ethereum. Melalui rilis pers terbarunya, Bitmine menyatakan bahwa sepekan terakhir mereka telah memborong 41.788 ETH. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan yang tidak goyah meski pasar sedang merah.
Tom Lee memberikan pembelaan bahwa harga market ETH saat ini sama sekali tidak mencerminkan fundamental jaringan yang sebenarnya. Ia menyoroti fakta bahwa meskipun harga ETH terpuruk di kisaran 2.300 dolar AS, metrik kinerja jaringan seperti aktivitas transaksi dan jumlah alamat dompet aktif harian justru mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Lee menilai crash market kali ini hanyalah sebuah anomali yang dipicu oleh faktor eksternal, bukan karena cacat pada fundamental jaringan blockchain Ethereum itu sendiri.
Dengan tambahan akumulasi terbaru ini, Bitmine kini secara resmi menguasai total 4,285 juta koin ETH. Jumlah kepemilikan ini setara dengan 3,55 persen dari total pasokan Ethereum yang beredar di seluruh dunia. Angka ini semakin mendekatkan perusahaan pada target jangka panjang mereka yang disebut "Alchemy of 5%", yakni menguasai 5 persen dari total suplai Ethereum.