

.png)
.png)

Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan menghadiri argumen di Supreme Court terkait upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook. Kehadiran Powell dinilai penting karena perkara ini menyentuh isu krusial mengenai independensi bank sentral dari intervensi politik.
Kasus tersebut berfokus pada batas kewenangan presiden dalam memberhentikan pejabat bank sentral yang masa jabatannya dilindungi undang-undang. Para pengamat menilai putusan Mahkamah Agung berpotensi menjadi preseden besar bagi tata kelola Federal Reserve, khususnya terkait perlindungan terhadap anggota Dewan Gubernur dari tekanan eksekutif.
Sidang ini berlangsung di tengah perhatian pasar keuangan global yang tinggi terhadap stabilitas kebijakan moneter AS. Setiap sinyal yang mempengaruhi independensi The Fed dipandang berisiko memicu volatilitas di pasar obligasi, valuta asing, dan aset berisiko, mengingat peran sentral The Fed dalam mengendalikan inflasi dan likuiditas.
Hingga kini, Gedung Putih belum merinci argumen hukum yang akan diajukan dalam persidangan. Sementara itu, The Fed menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat kebijakan moneter secara independen dan berbasis data, terlepas dari dinamika politik yang berkembang.