asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT70,299.8-447.12 ( -0.63% )
DEGOUSDT0.863+0.019 ( +2.25% )
ETHUSDT2,063.23-9.68 ( -0.47% )
HYPEUSDT37.46+1.13 ( +3.11% )
JELLYJELLYUSDT0.05558+0.0002 ( +0.29% )
PIXELUSDT0.01074-0.00316 ( -22.73% )
SOLUSDT86.57-0.95 ( -1.09% )
TRXUSDT0.2893-0.0013 ( -0.45% )
XRPUSDT1.3744-0.0179 ( -1.29% )
Powered by
News

Founder Aave Klarifikasi Whale Rugi Rp850 Miliar, Janji Kembalikan Fee Rp10 Miliar

User
March 13, 2026 | 04:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
March 13, 2026 | 04:10 WIB
Founder Aave Klarifikasi Whale Rugi Rp850 Miliar, Janji Kembalikan Fee Rp10 Miliar

​Pendiri Aave, Stani Kulechov, memberikan klarifikasi resmi terkait insiden fatal yang menimpa seorang investor dengan kerugian $50,3 juta atau sekitar Rp850 miliar. Melalui platform X pada Jumat )13/3), Stani mengungkapkan bahwa antarmuka Aave sebenarnya telah memberikan peringatan keras terkait risiko selisih harga atau slippage yang ekstrem. Namun, korban diketahui tetap melanjutkan transaksi dengan mencentang kotak konfirmasi persetujuan risiko melalui perangkat selulernya sehingga order tersebut tetap tereksekusi meskipun likuiditas market sedang tipis.

​Meskipun secara teknis protokol bekerja sesuai prosedur, pihak Aave menyatakan rasa simpati yang mendalam atas kerugian masif tersebut. Sebagai langkah nyata, Stani berjanji akan mencoba menghubungi korban dan mengembalikan seluruh biaya transaksi yang terkumpul dari insiden tersebut sebesar $600.000 atau sekitar Rp10 miliar. Stani menegaskan bahwa kejadian ini menjadi sinyal bagi industri DeFi untuk segera membangun sistem perlindungan tambahan yang lebih kuat guna mencegah kesalahan manusia di masa depan.

​Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh investor kripto untuk selalu berhati-hati dalam melakukan eksekusi aset dalam jumlah besar. Sangat disarankan untuk tidak melakukan transaksi besar hanya melalui perangkat smartphone agar bisa melakukan verifikasi data dengan lebih teliti di layar yang lebih lebar. Selain itu, sebisa mungkin pecahlah transaksi besar menjadi beberapa bagian kecil guna menghindari risiko slippage yang dapat menghanguskan token dalam sekejap.

Copiedbagikan