asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT78,183.0+664.33 ( +0.86% )
DUSDT0.0148+0.00231 ( +18.5% )
ENSOUSDT0.975+0.09 ( +10.17% )
ETHUSDT2,365.38+49.45 ( +2.14% )
HYPERUSDT0.1258-0.0361 ( -22.3% )
KATUSDT0.01222-0.00447 ( -26.78% )
ORCAUSDT1.396+0.244 ( +21.18% )
SOLUSDT86.82+0.86 ( +1.0% )
ZBTUSDT0.2475+0.0766 ( +44.82% )
Powered by
News

Gagal Diakuisisi, Platform NFT Foundation Resmi Tutup Permanen

User
April 27, 2026 | 00:11 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 27, 2026 | 00:26 WIB
Gagal Diakuisisi, Platform NFT Foundation Resmi Tutup Permanen

​Era platform NFT Foundation resmi berakhir secara tragis. Setelah rencana akuisisi oleh Blackdove dinyatakan kolaps, CEO Foundation, Kayvon Tehranian, mengonfirmasi bahwa marketplace legendaris berbasis Ethereum tersebut telah menghentikan operasionalnya secara permanen per Jumat (17/4).

​Kegagalan kesepakatan penyelamatan ini memaksa Foundation melakukan shutdown total karena ketidakmampuan platform untuk bertahan secara mandiri. Meskipun infrastruktur utama sudah offline, tim pengembang sedang menyiapkan alat khusus (retrieval tool) agar pengguna tetap bisa melakukan delist NFT dan mengamankan aset mereka yang masih tersangkut di smart contract. Selain itu, data media di IPFS akan tetap di-pin selama satu tahun ke depan untuk memberikan waktu bagi artis melakukan backup.

​Penutupan Foundation menjadi simbol kian beratnya tekanan pada marketplace NFT independen di tahun 2026, menyusul jejak Nifty Gateway dan MakersPlace yang telah lebih dulu tumbang. Sejak masa kejayaannya di tahun 2021, Foundation telah memfasilitasi penjualan primer senilai lebih dari $230 juta, termasuk karya bersejarah Edward Snowden. Kini, dominasi market NFT semakin terpusat pada pemain raksasa seperti OpenSea dan Blur yang menguasai mayoritas aktivitas sektor tersebut.

Copiedbagikan