

.png)
.png)

Harga minyak mentah Brent kembali melonjak dan kini menembus level $120 per barel, mencatat kenaikan signifikan dalam waktu singkat.
Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik serta gangguan pasokan energi global, khususnya dari kawasan Timur Tengah.
Kenaikan harga mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas distribusi minyak, terutama melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz.
Selain faktor geopolitik, ekspektasi inflasi dan permintaan energi yang tetap tinggi juga turut mendorong harga minyak naik.
Minyak Brent sebagai acuan global memiliki pengaruh besar terhadap harga energi di seluruh dunia.
Kenaikan ini berpotensi meningkatkan tekanan inflasi, terutama bagi negara negara importir energi.
Di sisi lain, harga tinggi memberikan keuntungan bagi negara produsen minyak dan perusahaan energi.
Pasar kini mencermati apakah kenaikan ini akan berlanjut atau mulai stabil seiring perkembangan situasi global.
Pergerakan harga minyak tetap menjadi indikator utama dalam membaca kondisi ekonomi dan geopolitik global.