asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.00002225-0.000023 ( -51.3% )
BTCUSDT66,474.0+198.83 ( +0.3% )
BTTCUSDT0.00000034+0.00000001 ( +3.03% )
ETHUSDT1,950.96-1.56 ( -0.08% )
PEPEUSDT0.0000034-0.00000008 ( -2.3% )
SLVONUSDT75.74-4.77 ( -5.92% )
SOLUSDT83.96+0.08 ( +0.1% )
XAUTUSDT5,236.1-129.31 ( -2.41% )
XRPUSDT1.3435-0.0099 ( -0.73% )
Powered by
News

Harga Minyak Mentah Tembus $80 Tertinggi Dalam Setahun Terakhir

User
March 3, 2026 | 16:30 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
March 3, 2026 | 16:30 WIB
Harga Minyak Mentah Tembus $80 Tertinggi Dalam Setahun Terakhir

Harga minyak mentah Brent melonjak hingga menyentuh level $80 per barel, menjadi yang tertinggi dalam lebih dari satu tahun terakhir. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya premi risiko di pasar energi global di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap pasokan.

Lonjakan harga terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian di kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu pusat produksi minyak dunia. Pasar menilai potensi gangguan distribusi energi dapat memperketat pasokan global dalam jangka pendek.

Selain faktor geopolitik, pergerakan harga juga didorong oleh ekspektasi permintaan yang tetap kuat dari negara negara konsumen utama. Beberapa analis menyebut kombinasi permintaan yang stabil dan potensi gangguan suplai menjadi katalis utama penguatan harga Brent.

Kenaikan Brent ke level 80 dolar AS juga berdampak pada pasar keuangan global. Harga energi yang lebih tinggi berpotensi memicu tekanan inflasi dan memengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral, terutama di negara negara dengan tingkat konsumsi energi tinggi.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan situasi keamanan regional serta respons produsen minyak utama. Jika ketegangan berlanjut, volatilitas harga energi diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

Copiedbagikan