asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7102-0.006 ( -0.84% )
tether usd iconblast iconBLASTUSDT0.0001415+0.0000309 ( +27.94% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT86,490.0+1714.17 ( +2.02% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,731.15+45.15 ( +1.68% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT90.42+1.05 ( +1.17% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT121.73+2.08 ( +1.74% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.2147+0.0295 ( +2.49% )
tether usd iconworldcoin iconWLDUSDT0.584-0.0152 ( -2.54% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5197+0.0342 ( +2.3% )
Powered by
powered by triv
News

Hedge Fund Makin Dominan di Pasar Obligasi AS $30 Triliun

User
September 30, 2026 | 12:31 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
September 30, 2026 | 12:31 WIB
Hedge Fund Makin Dominan di Pasar Obligasi AS $30 Triliun

Hedge fund semakin menjadi pemain penting di pasar obligasi pemerintah AS atau Treasury yang bernilai sekitar $30 triliun. Kehadiran mereka membantu menyerap penerbitan utang pemerintah AS yang terus membesar ketika sebagian investor tradisional mulai memilih instrumen lain, tetapi ketergantungan terhadap hedge fund juga membawa risiko baru bagi stabilitas pasar.

Data Office of Financial Research menunjukkan hedge fund memegang sekitar $2 triliun Treasury tunai pada akhir 2025, hampir tiga kali lipat dibanding lima tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara sekitar 7% dari pasar Treasury dan menjadi rekor tertinggi.

Salah satu pendorongnya adalah strategi cash-futures basis trade. Sederhananya, hedge fund membeli obligasi Treasury sekaligus mengambil posisi berlawanan di kontrak futures untuk mencari keuntungan dari selisih harga yang sangat kecil. Karena marginnya tipis, strategi tersebut biasanya menggunakan utang atau leverage dalam jumlah besar.

Masuknya hedge fund membantu pemerintah AS mendapatkan pembeli ketika penerbitan utang meningkat dan dapat membantu menjaga biaya pinjaman tetap lebih rendah. Perannya juga semakin penting karena porsi Treasury yang dipegang investor asing telah menurun dibanding akhir 2000-an, sementara investor swasta menjadi pembeli yang semakin menentukan di pasar.

Risikonya muncul ketika pasar mengalami tekanan. Karena banyak posisi hedge fund menggunakan leverage, lonjakan volatilitas atau kebutuhan tambahan jaminan dapat memaksa mereka menjual Treasury secara bersamaan untuk mendapatkan uang tunai. Penjualan paksa dalam skala besar berpotensi memperparah penurunan harga obligasi dan mengganggu likuiditas pasar yang menjadi fondasi sistem keuangan global.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB