


Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, mendesak bank sentral Amerika Serikat (AS) untuk segera mulai menaikkan suku bunga acuan secara bertahap . Langkah penyesuaian skala kecil yang berpotensi dimulai pada September ini dinilai mendesak untuk meredam laju inflasi yang dinilainya masih tinggi, sekaligus menghindari potensi kenaikan suku bunga yang jauh lebih drastis dan agresif di masa depan.
​Kashkari merupakan satu dari tiga pejabat yang memberikan suara tidak setuju (dissenting vote) terhadap keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pekan lalu untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5%–3,75%. Dalam wawancaranya bersama CNBC di Aspen Ideas Festival, Colorado, Rabu (5/8), ia menilai ketahanan pasar tenaga kerja dan tingginya laba korporasi membuktikan bahwa kebijakan moneter saat ini belum cukup ketat untuk menekan inflasi kembali ke target 2%.
​Perbedaan pandangan ini berlawanan dengan Presiden Fed Philadelphia, Anna Paulson, yang memilih mempertahankan suku bunga karena menganggap tingkat bunga saat ini sudah cukup menahan laju ekonomi. Keretakan suara ini menjadi rekor dissenting vote pertama di bawah kepemimpinan Ketua Fed Kevin Warsh. Meski demikian, Kashkari menegaskan bahwa Warsh tidak memberikan intervensi dan membebaskannya mengambil keputusan terbaik demi perekonomian AS.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.