Laju inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat periode Agustus 2026 yang menjadi acuan utama Federal Reserve (The Fed) melandai ke level 3,4%, berada di bawah estimasi konsensus pasar sebesar 3,7%. Meredanya tekanan harga ini langsung memicu sentimen positif di pasar aset kripto, mendorong harga Bitcoin (BTC) melesat hingga menyentuh level $85.000. Data inflasi Inti PCE (Core PCE) juga tercatat turun ke 3,0% dibanding perkiraan 3,3%, didukung revisi penurunan angka inflasi Juli sebesar 30 basis poin.
​Penurunan indikator inflasi secara signifikan ini meredam spekulasi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed pada pertemuan Oktober mendatang. Probabilitas pasar terhadap pengetatan moneter susulan terpantau merosot tajam, sehingga memicu kembalinya selera risiko para investor global ke pasar finansial dan instrumen aset kripto.
​Rally harga Bitcoin ke level $85.000 mencerminkan meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga serta kembalinya alokasi likuiditas ke pasar. Kondisi makroekonomi yang kian kondusif ini memberikan dorongan momentum baru bagi pergerakan pasar aset kripto secara keseluruhan.



