

.png)
.png)

Negara negara anggota G7 dilaporkan sedang mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak secara bersama sama untuk meredam lonjakan harga energi global. Jumlah minyak yang berpotensi dilepas diperkirakan mencapai hingga 400 juta barel.
Rencana pelepasan cadangan tersebut kemungkinan akan dikoordinasikan oleh International Energy Agency sebagai lembaga yang bertugas mengelola kerja sama energi di antara negara negara maju. Langkah ini dipertimbangkan sebagai respons terhadap lonjakan tajam harga minyak di pasar global.
Sejauh ini setidaknya tiga negara G7 termasuk Amerika Serikat telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Pejabat pemerintah AS disebut menilai pelepasan cadangan minyak dalam kisaran 300 juta hingga 400 juta barel dapat membantu menstabilkan pasar energi.
Negara negara G7 saat ini memiliki sekitar 1,2 miliar barel minyak dalam cadangan strategis mereka. Cadangan tersebut biasanya digunakan sebagai langkah darurat untuk menjaga stabilitas pasokan energi ketika terjadi gangguan besar di pasar global.
Analis pasar energi menilai langkah pelepasan cadangan minyak dapat membantu menenangkan pasar dalam jangka pendek. Namun efektivitasnya juga akan sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik serta kondisi pasokan energi global.