Bursa kripto terbesar di Brasil, Mercado Bitcoin, menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan dana pada Senin (02/11). Langkah ini diambil setelah peretas membobol hot wallet milik perusahaan di 10 jaringan blockchain berbeda dan menguras dana lebih dari $40 juta.
​Laporan firma keamanan siber Opsek mencatat pergerakan dana mencurigakan terjadi antara pukul 06.19 hingga 06.53 UTC. Peretas menguras berbagai aset digital dari Ethereum, Solana, Tron, Polygon, Arbitrum, Avalanche, BSC, hingga Stellar menuju alamat baru, mencakup 2.852 ETH, 106 BTC, 10.700 SOL, 6,7 juta XLM, 77.000 AVAX, serta ratusan token lainnya.
​Mercado Bitcoin mengklaim telah melokalisasi insiden dan memastikan tidak ada kebocoran data pengguna. Perusahaan kini mempublikasikan alamat tujuan peretas untuk melacak dana bersama otoritas, sementara pendiri Tether Paolo Ardoino mengonfirmasi telah membekukan USDT senilai $4,5 juta milik peretas. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah peretasan $6,3 miliar di Binance, meski belum ada bukti yang menghubungkan kedua kejadian tersebut.



