asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT78,537.1+2859.84 ( +3.78% )
BTTCUSDT0.00000033+0.0 ( +0.0% )
ETHUSDT2,394.19+79.4 ( +3.43% )
GUNUSDT0.01521-0.00358 ( -19.05% )
HYPEUSDT41.04+1.7 ( +4.32% )
METUSDT0.191+0.0268 ( +16.32% )
SOLUSDT87.19+1.72 ( +2.01% )
SPKUSDT0.038919+0.011557 ( +42.24% )
UNIONUSDT0.0007021+0.0000168 ( +2.45% )
Powered by
News

Komandan Militer AS: Bitcoin Instrumen Penting Keamanan Nasional

User
April 23, 2026 | 01:03 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 23, 2026 | 01:03 WIB
Komandan Militer AS: Bitcoin Instrumen Penting Keamanan Nasional

Komandan militer AS, Laksamana Samuel Paparo, secara mengejutkan menyebut Bitcoin sebagai instrumen vital bagi keamanan nasional dalam rapat Senat AS, Rabu (22/4/2026). Paparo menegaskan Bitcoin bukan lagi sekadar aset spekulatif, melainkan sistem zero-trust yang memberikan keunggulan siber mutlak bagi Amerika Serikat dalam memenangkan persaingan geopolitik melawan Tiongkok.

​Implikasi besarnya terletak pada mekanisme proof-of-work yang menurut Paparo mampu membebankan biaya tinggi bagi lawan dalam perang siber, serupa dengan fungsi deterensi aset militer konvensional. Pengakuan ini mengubah status Bitcoin dari komoditas finansial menjadi alat pertahanan strategis yang krusial untuk mengamankan infrastruktur digital nasional dari serangan musuh.

​Langkah ini memperkuat posisi kebijakan Donald Trump terkait Strategic Bitcoin Reserve yang dicanangkan sejak 2025. Dengan dorongan Senat untuk mengakuisisi satu juta BTC, Bitcoin kini resmi dipandang sebagai "Digital Fort Knox" yang menjamin kedaulatan ekonomi sekaligus keamanan siber AS. Kesaksian Paparo menjadi sinyal kuat bahwa di masa depan, kekuatan militer sebuah negara juga akan diukur dari penguasaan mereka atas jaringan Bitcoin.

Copiedbagikan