asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7432-0.0111 ( -1.47% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT84,789.8+1283.49 ( +1.54% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,707.99+22.66 ( +0.84% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT88.128-1.62 ( -1.8% )
tether usd iconmoonriver iconMOVRUSDT3.042+0.753 ( +32.9% )
tether usd iconnomina iconNOMUSDT0.002809+0.000431 ( +18.12% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT118.92+0.92 ( +0.78% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.1783+0.0047 ( +0.4% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4954+0.0064 ( +0.43% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

Kongres AS Sahkan Tiga RUU Kripto Sekaligus: Clarity, Genius, Anti-CBDC Act

User
July 18, 2025 | 03:24 WIB
User
UpdatedGoldwin
July 18, 2025 | 03:24 WIB
Kongres AS Sahkan Tiga RUU Kripto Sekaligus: Clarity, Genius, Anti-CBDC Act

Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat secara resmi mengesahkan tiga rancangan undang-undang penting terkait industri kripto, yaitu Clarity Act, Anti-CBDC Surveillance State Act, dan Stablecoin Bill (GENIUS Act). Ketiga RUU ini merupakan bagian dari rangkaian legislasi besar bertajuk "Crypto Week" yang didorong langsung oleh Presiden Donald Trump.

1. Clarity Act:
RUU ini menetapkan struktur regulasi pasar aset digital, membagi peran pengawasan antara SEC dan CFTC, serta mengharuskan bursa kripto memberikan laporan keuangan dan memisahkan dana pengguna dari aset perusahaan. Clarity Act dinilai sebagai langkah monumental untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri kripto di Amerika.

2. GENIUS Act:
Setelah sebelumnya disahkan di Senat, GENIUS Act akhirnya disahkan DPR. Undang-undang ini mewajibkan penerbit stablecoin dolar untuk memiliki cadangan penuh dalam bentuk aset likuid dan tunduk pada pengawasan regulator negara bagian atau federal.

3. Anti-CBDC Act:
Dijuluki "Anti-CBDC Surveillance State Act", undang-undang ini melarang pengembangan dan penerbitan mata uang digital oleh Federal Reserve (CBDC), dengan alasan perlindungan privasi warga negara dari pengawasan negara yang berlebihan. RUU ini mendapat dukungan kuat dari Partai Republik.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB