asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2261-0.0384 ( -14.52% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,042.0+4735.36 ( +6.55% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1491+0.0478 ( +47.19% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,392.47+71.98 ( +3.1% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.995+3.07 ( +4.21% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08529+0.00813 ( +10.54% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT91.06+3.98 ( +4.57% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04123+0.01049 ( +34.13% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3984+0.1412 ( +11.23% )
Powered by
powered by triv
AI

Mantan Karyawan OpenAI Luncurkan Startup Pembayaran Gaji Berbasis Kripto

User
June 20, 2025 | 10:48 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 20, 2025 | 14:34 WIB
Mantan Karyawan OpenAI Luncurkan Startup Pembayaran Gaji Berbasis Kripto

Joey Bertschler, mantan karyawan OpenAI, perusahaan di balik kecerdasan buatan ChatGPT, telah meluncurkan startup baru bernama Volante Chain, sebuah platform pembayaran gaji berbasis kripto. Peluncuran ini menandai pergeseran karier Bertschler dari dunia AI ke sektor finansial terdesentralisasi (DeFi), yang didorong oleh ketidakpuasan dengan budaya kerja di OpenAI.

Volante Chain bertujuan untuk merevolusi sistem pembayaran gaji tradisional dengan menyediakan akses harian terhadap upah karyawan melalui teknologi blockchain. Bertschler, yang berasal dari Austria, mengungkapkan bahwa keputusan untuk meninggalkan OpenAI dipicu oleh keterbatasan karier dan kebijakan internal perusahaan, termasuk ketidakmampuan karyawan non-AS untuk mendapatkan opsi saham dan promosi. "Kami dibayar dengan adil, tetapi kami tidak mendapatkan opsi saham dan tidak bisa naik jabatan," ujarnya menyoroti kendala yang dihadapi sebagai warga negara non-AS.

Platform ini mengintegrasikan cryptocurrency untuk memungkinkan pembayaran lintas batas yang lebih cepat dan akses likuiditas harian, sebuah terobosan yang dianggap dapat mengubah perencanaan keuangan karyawan. Bertschler juga mengkritik budaya OpenAI yang semakin tertutup sejak keterlibatan Microsoft, yang membatasi karyawan untuk memamerkan karya mereka, seperti kode atau dokumentasi, di platform seperti GitHub. "Saya menulis banyak dokumentasi, tetapi nama saya tidak tercantum di mana pun. Anda tidak punya portofolio untuk ditunjukkan," tambahnya.

Volante Chain telah mengumpulkan $2 juta dalam pendanaan swasta, sebagaimana dilaporkan oleh ChainCatcher pada 18 Juni 2025, menunjukkan minat investor terhadap inovasi ini. Startup ini menggabungkan teknologi kripto dengan analisis risiko berbasis AI untuk menciptakan sistem pembayaran yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan karyawan. Langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di mana mantan karyawan perusahaan teknologi besar beralih ke sektor kripto untuk menciptakan dampak yang lebih besar.

Reaksi terhadap peluncuran Volante Chain bercampur di kalangan pengamat. Beberapa pihak memuji visi Bertschler untuk mengatasi ketidakfleksibilitan sistem gaji tradisional, sementara yang lain mempertanyakan skalabilitas model bisnisnya di tengah volatilitas pasar kripto. Sementara itu, persaingan untuk talenta AI semakin ketat, dengan Meta dilaporkan menawarkan bonus tanda tangan hingga $100 juta untuk merekrut peneliti OpenAI, meskipun belum ada yang menerima tawaran tersebut, menurut Decrypt pada 18 Juni 2025.

Volante Chain kini sedang dalam tahap pengembangan awal, dengan fokus pada pengujian pilot bersama perusahaan yang tertarik mengadopsi sistem pembayaran berbasis kripto. Langkah Bertschler ini dianggap sebagai bukti potensi blockchain untuk mengubah lanskap tenaga kerja global, meskipun tantangan regulasi dan adopsi massal masih menjadi hambatan utama.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB