asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT63,858.6+707.29 ( +1.12% )
EPICUSDT0.432+0.005 ( +1.17% )
ETHUSDT1,728.57+24.4 ( +1.43% )
HUSDT0.20724-0.01639 ( -7.33% )
HEIUSDT0.1104-0.0111 ( -9.14% )
HOMEUSDT0.02211-0.00386 ( -14.86% )
HYPEUSDT69.646-1.08 ( -1.53% )
SOLUSDT71.73+2.56 ( +3.7% )
Powered by
News - Technology

Nvidia Raup $25 Miliar dari Penjualan Obligasi

User
June 20, 2026 | 13:45 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 20, 2026 | 13:45 WIB
Nvidia Raup $25 Miliar dari Penjualan Obligasi

Nvidia berhasil menjual obligasi investment-grade senilai $25 miliar dalam penawaran utang pertamanya sejak 2021. Transaksi tersebut mendapat sambutan luar biasa dari pasar dengan total pesanan investor melampaui $85 miliar, atau lebih dari tiga kali nilai obligasi yang ditawarkan.

Awalnya, Nvidia berencana menggalang dana sekitar $20 miliar. Namun tingginya minat investor membuat perusahaan meningkatkan nilai penerbitan menjadi $25 miliar. Penawaran tersebut terdiri dari tujuh seri obligasi dengan jatuh tempo mulai dari dua tahun hingga 30 tahun.

Penjualan obligasi ini menjadi yang pertama bagi Nvidia sejak Juni 2021, ketika perusahaan mengumpulkan dana sekitar $5 miliar dari pasar utang. Dalam lima tahun terakhir, Nvidia menjelma menjadi salah satu perusahaan paling dominan di industri kecerdasan buatan berkat tingginya permintaan terhadap chip AI yang digunakan oleh pusat data dan model AI generatif.

Menurut dokumen perusahaan, dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk keperluan umum perusahaan, termasuk pelunasan dan pembiayaan ulang utang yang telah ada. Nvidia juga disebut ingin membangun benchmark kredit yang lebih likuid di pasar obligasi korporasi.

Besarnya permintaan investor menunjukkan tingginya kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis Nvidia dan sektor AI secara keseluruhan. Di tengah gelombang pembangunan infrastruktur AI global, perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Alphabet, Amazon, dan Meta juga aktif mengakses pasar utang untuk mendanai ekspansi pusat data dan kapasitas komputasi mereka.

Copiedbagikan