Sejumlah perusahaan di Brasil memborong aset kripto guna melindungi nilai kas bisnis mereka dari ancaman gejolak ekonomi pasca-pemilihan presiden. Berdasarkan data yang dirilis bursa kripto Mercado Bitcoin pada Selasa (27/10), aksi hedging ini didominasi oleh akun korporasi yang menyumbang hingga 78% dari total volume transaksi demi mengantisipasi depresiasi mata uang lokal, Real.
​Perdagangan stablecoin USDT yang nilainya dipatok terhadap Dolar AS mencatatkan kenaikan volume hingga hampir 800% dibandingkan pekan sebelumnya. Pada saat yang sama, volume transaksi Bitcoin turut melonjak sebesar 865%. Keputusan korporasi untuk mengamankan likuiditas ke aset digital terbukti krusial, mengingat saat pasar keuangan resmi dibuka pada hari berikutnya, indeks saham utama Brasil Ibovespa anjlok 14% dan nilai tukar Dolar AS menguat lebih dari 8% terhadap Real.
​Analis riset Mercado Bitcoin, Pedro Fontes, mengemukakan bahwa dinamika ini memperkuat rasionalitas para pelaku usaha untuk tidak bergantung penuh pada mata uang fiat domestik di tengah ketidakpastian politik. Tren serupa juga terjadi di berbagai bursa kripto lain di Brasil, mengonfirmasi bahwa stablecoin kini menjadi instrumen utama bagi entitas bisnis untuk mendolarisasi aset mereka secara instan.



